Kegiatan Evaluasi Kehumasan di Lingkungan Komisi Pemilihan Umum

Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia  telah melaksanakan kegiatan Rapat Evaluasi Kehumasan dilingkungan KPU dengan mengundang 34 (tiga puluh empat) KPU Provinsi/KIP Aceh, kegiatan diselenggarakan di Lantai 2 Kantor KPU Jl. Imam Bonjol Nomor 29 Jakarta. Rapat yang dimulai dari tanggal 28 sampai dengan 30 November 2016 ini membahas tentang evaluasi kehumasan di lingkungan Komisi Pemilihan Umum.

Kegiatan di awali dengan penandatangan MOU kerjasama keterbukaan informasi public untuk penyelenggara pemilihan umum Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota yang di hadiri oleh Ketua Komisi Informasi Pusat dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa KPU telah berkomitmen dengan melaksanakan prinsip-prinsip keterbukaan informasi public dengan ditandai dengan dibukanya form C1 untuk public. Dengan MOU ini maka unit PPID menjadi satu tugas pokok yang melekat dalam menjalankan fungsi kehumasan di KPU. Pada sesi berikutnya yaitu pembukaan secara resmi oleh Ketua KPU Dr.Juri Ardiantoro,Ph.D

Materike 1 oleh Dian Anggraeni Umar, M.Si, IAPR 

Pengelolaan Kehumasan Strategi Menghadapi Pilkada 2017, beliau menjelaskan bagaimana mengelola komunikasi dengan baik independensi media, business internet of media, repitasi buruk, kehumasan pemerintah. Fungsi kehumasan bagi KPU adalah melaksanakan hubungan timbale balik antara organisasi dengan public yang saling menguntungkan untuk membangun reputasi organisasi dan keprcayaan public. Fungsi kehumasan diantaranya adalah :

- Memetakankebutuhanhumas

- Merumuskanstrategihumas

- Melaksanaknkegiatanhumas

- Menerapkankomunikasikehumasan (media komunikasi)

- Mengimplementasikan monitoring danevaluasi

Salah tujuan komunikasi adalah pendekatan strategis diharapkan komunikator yang pasif-reaktif menjadi proaktif, dari one way to two way, komunikator juga mampu menjadi fasilitator, mediator yang tidak sekedar mampu mengorganise issue tetapi juga mampu mengelola issue, dan winning from mindshare to heratshare. Intinya dalam berkomunikasi seorang pimpinan harus mempunyai branding is in fluencing.

Materike 2 oleh Ferry Kurnia :

Strategi Publikasi dan Sosialisai Informasi Pada Pemilihan Tahun 2017, dalam hal ini beliau menyampaikan ada 5 aspek yang penting yang bertujuan untuk :

- Penyebarluasaninformasikebijakan KPU

- Menjagareputasilembaga

- Memeliharakepercayaan public

- Pendidikanpolitikbagimasyarakat/pendidikanpemilih

- Membangunpartisipasi/ relasi public

Jenis – jenis informasi terbagi dua yaitu informasi tahapan Pemilu dan Pilkada serta Informasi kelembagaan, didalam publikasi juga mempunyai tiga metode yaitu metode konvensional, pemanfaatan teknologi dan PSA dimediacetak.

Materike 3 olehSigitPamungkas :

Pada sesi ke 3 peserta diminta untuk membentuk kelompok menjadi 4 kelompok dengan mengevaluasi bidang kehumasan salah satu tema adalah sarana dan prasarana dalam kehumasan.

Materi terkahir diisi oleh Bapak Agung Budi dari twitter Indonesia yang menjelaskan konten-konten dalam menggunakan twitter bagi organisasi pemerintahan. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan seluruh kegiatan kehumasan dilingkungan Komisi Pemilihan Umum mengalami perubahan dan kemajuan untuk kedepannya dengan adanya pemimpin yang memiliki branding influence dalam membangun citra positif KPU. Ditulis : Hanis

 

Kontak Kami

KPU Provinsi Kepulauan Riau

KPU PROVINSI KEPULAUAN RIAU

Jl. Basuki Rahmat No. 28 - 29 Tanjungpinang - Kepulauan Riau
Telp. +62-771-318242 Fax. +62-771318241
Email : info@kpu.kepriprov.go.id

 

IKLAN PILPRES KPU PROV KEPRI

Iklan KPU Kepulauan Riau

Jajak Pendapat
Bagaimana informasi dari website KPU Kepulauan Riau?
Bagaimana informasi dari website KPU Kepulauan Riau?
You must select at least one item to vote!